OSPEK SERU !




Aura OSPEK sudah kian terasa di kampus. Panitia Pelaksana sedang gencar dibentuk. Segala sesuatunya sedang dipersiapkan untuk menuju pintu OSPEK.
Membahas mengenai Ospek, berjuta komentar yang akan dikeluarkan. Mulai dari yang positif sampai yang negatif.

Namun sebenarnya, apakah hakikat ospek itu ??

ospek merupakan ajang yang penuh dengan dinamisasi dan fluktuasi dalam segala tinjauan. disana ada tanggung jawab, ekspresi jati diri, pendidikan, sosial, budaya, hingga ke hal-hal yang politis dan berbasis kepentingan bersama maupun kelompok. Disana ada canda sekaligus kesedihan, disana ada kekerasan sekaligus kelembutan. Ospek merupakan ajang pengenalan kampus dan ramah tamah.

Sudah selayaknya ospek mempunyai nilai guna yang mampu memberikan perubahan bagi maba dari siswa menjadi mahasiswa. Ospek bukan hanya sekedar rutinitas belaka yang menelan biaya, tenaga, dan pikiran yang tidak sedikit.

Ospek seolah sebuah bentuk menindasan “modern” yang mampu menyisakan trauma bagi maba. Sudah seharusnya ospek jauh dari segala bentuk penindasan, pembodohan dan hal-hal yang tidak berguna. Dan saatnya Ospek dikembalikan kepada hakikatnya sebagai ajang pengenalan dunia kampus dan transformasi seorang siswa menjadi mahasiswa dengan cara-cara yang mendidk, dan intelektual.

ospek seyogyanya menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan antara mahasiswa baru dan senior, antara mahasiswa baru dengan birokrasi kampus, antara mahasiswa dengan lingkungan belajarnya.
disana sesungguhnya harus termuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, saling menghormati, saling menghargai, kesadaran, keyakinan dan segala hal yang pada tujuan akhirnya ialah untuk membentuk manusia-manusia yang intelek sekaligus bermoral dan bernurani.

Tentu hal yang kita inginkan bersama, ospek yang sarat dengan kegiatan edukatif, mampu mengena dihati maba, dan bermanfaat dalam memberikan kesadaran kepada mahasiswa baru sebagai “Agen Of Change”

Jadi, bersiaplah membuat OSPEK yang Berbeda !

Pede dengan Tulisan Sendiri

Minggu, 03 Mei 2009

BATAM (BP) - Ratusan peserta mengikuti talk show kepenulisan yang digelar Forum Lingkar Pena (FLP) Batam bekerja sama dengan LPM Paradigma Politeknik Batam, Gramedia, dan Batam Pos di Kampus Politeknik Batam, Ahad (2/5).

Bertajuk ”Makin PD dengan Nulis n’ Ngejual Hasil Karya”, talk show ini mengahdirkan Nurul F Huda (penulis sekaligus pengusaha) dan Gearry Yosada (Kepala Cabang Gramedia BCS Batam) sebagai pembicara. Keduanya mengupas kiat-kiat agar percaya diri dalam menulis dan memasarkan hasil karya sendiri.

Ketua Pelaksana RM Taufik Akbar mengatakan, talk show bersempena hari pendidikan nasional ini bertujuan memupuk semangat menulis bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Sebab, kata Taufik, menulis merupakan tradisi yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan akademisi.


“Menulis itu seperti ruhnya para insan akademis,” kata Taufik.


Selain dibarengi dengan penjualan buku dan novel, talk show ini juga diisi dengan peluncuran novel Tears of Lilttle Star karya Ratih Naggraini. Tokoh Almer dalam novel tersebut juga hadir dalam kesempatan tersebut.


Bagi Ratih, menulis itu merupakan aktifitas yang sangat menyenangkan. Bahkan menurutnya, menulis dapat digunakan sebagai sarana refreshing saat suasan hati sedang suntuk.


“Menulis memang bukan hobi setiap orang. Tapi menulis bisa dilakukan setiap orang,” ujar dara yang masih tercatat sebagai siswi kelas 3 IPS SMAN I Batam ini.


Ratih mengatakan, saat ini novelnya sudah terjual sekitar 600 eksemplar dari 3000 eksemplar dalam cetak pertama. Saat ini Ratih juga sedang menyempurnakan novel ketiganya yang berjudul Sunset untuk Timia.


Ia berharap, keberhasilannya dalam menciptakan karya dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat umum, terutama bagi generasi muda dan pelajar. (a)

(sumber : Batampos.co.id)


Ada Launching Novel Tears of Little Star

Talk Show Penulisan di Poltek Batam

BATAM (BP) - Forum Lingkar Pena (FLP) Batam bekerja sama dengan LPM PARADIGMA Politeknik Batam, Gramedia, dan Batam Pos menggelar talk show kepenulisan dengan tema ”Makin PD dengan Nulis n’ Ngejual Hasil Karya”, Sabtu (2/5) di Politeknik Batam.

”Talk show ini menjawab segala permasalahan yang kerap dialami penulis pemula,” kata RM Taufik Akbar, ketua panitia pelaksana, kemarin.
Talk show yang menghadirkan Nurul F Huda (penulis sekaligus pengusaha) dan Gearry Yosada (Kepala Cabang Gramedia BCS Batam) ini akan mengupas kiat-kiat agar percaya diri dalam menulis dan memasarkan hasil karya.

Pada talk show yang diselenggarakan bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini juga akan diadakan launching Novel Tears of Little Star karya pelajar Kota Batam dan peresmian FLP Poltek. Dalam acara itu akan dibagikan buku-buku secara gratis sebagai doorprize.

Kalau mau tambah terkenal dan punya penghasilan sendiri jangan sampai ketinggalan acara ini,” tutur Taufik.
Ia menjelaskan, menulis merupakan aktivitas intelektual yang sulit dipisahkan dari kehidupan akademik. Pelajar, mahasiswa, dan seluruh civitas akademik seharusnya menjadikan aktivitas ini sebagai bagian dalam diri, menjadi tradisi.

Perkembangan dunia tulis menulis saat ini di Indonesia mulai menggeliat kembali. Lahirnya novel-novel fenomenal seperti Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi seperti menjadi katalis pembangkit dunia tulis menulis di negeri ini.

Minat dan bakat yang dimiliki penulis pemula sangatlah potensial, hanya saja kemudian yang menjadi permasalahan adalah ketika harus mempublikasikan hasil karyanya. Proses penerbitan hasil karya dan pemasaran menjadi sesuatu yang masih menjadi kendala hingga saat ini bagi para penulis pemula.

”Siapa saja yang ingin mengikuti talk show ini dapat membeli tiket seharga Rp15 ribu untuk pelajar dan mahasiswa, Rp20 ribu untuk umum. Tiket bisa didapatkan di Toko Buku Gramedia BCS Batam, atau menghubungi Silvia Delvi (0856 6044 389), Ridho Widodo (0856 6610 769), Eko Satria (0857 6506 1639),” ujar Taufik. (mta)

(sumber batam pos)

Bela Negara di Politeknik

Jumat (17/4)Politeknik Batam mengadakan kuliah umum tentang peran strategis mahasiswa
dalam demokrasi dan bela negara. Kuliah ini dihadiri oleh mahasiswa dari
semua jurusan yang mengambil mata kuliah Kewarganegaraan. Menurut Condra
Antoni, pengampu mata Kuliah kewarganegaraan yang sekaligus moderator
dalam acara tersebut, kuliah umum ini dimaksudkan untuk membuka wawasan
mereka tentang dinamika sosial politik keindonesiaan kontemporer. Di
samping itu, kuliah ini dimaksudkan sebagai kerangka praksis terhadap
teori-teori yang sudah diajarkan di kelas.

Dalam kuliah umum tersebut, dipaparkan bagaimana peran mahasiswa dalam
membela negara. menurut Anton Permana selaku nara sumber, ada tiga peran
strategis mahasiswa dalam membela negara. Peran kualitas, peran sosial
budaya dan peran politik.

Dalam ketiga peran tersebut, menurut narasumber yang juga Direktur Batam
Institute, peran politik ternyata menyita sebagian besar perhatian
mahasiswa peserta kuliah umum. Menurut didik Supriyanto salah satu peserta
kuliah umum, peran politik merupakan hal yang menarik diperbincangkan
karena masih dalam momentum pemilu legislatif. (dsy)

Full English Time



Sabtu (14/03) PoliBatam English Club mengadakan acar Public Speaking Seminar dengan tema 'Developing Your Presentation Skill'. Seminar yang dihadiri oleh mahasiswa Politeknik dan FT.Umrah semester dua ini membahas bagaimana persentasi dengan baik dan benar. Seminar ini pun disambut antusias oleh para mehasiswa. Kerena materi yang dipaparkan dalam seminar dapat menunjang keahlian dalam persentasi yang sangat dibutuhkan, baik dalam dunia kerja maupun dunia kampus.

Turut hadir dalam acara seminar tersebut Mr.Lim Que Seng dari NUS ( Nasional University of Singapure). Mr. Lim sendiri merupaka dosen sekaligus Representative Manager pada Oxford Academic Batam. Mr.Lim menyelesaikan pendidikan ekonominya di University of London dan sekarang aktif menjadi Educational Consultant di beberapa tempat di Singapura.

Dalam seminar inipun dibahas bagaimana cara agar dapat menguasai audience saat presentasi dan hal-hal yang dapat membuat presentasi lebih menarik. Seminar ini di kemas dalam Full English Time, membuat para mahasiswa dilatih untuk lebih jeli dalam kemampuan "listening" melalui native speaker secara langsung.

Syahrizal, salah satu peserta seminar mengatakan bahwa acaranya kurang dikemas secara menarik dan bahasa yang digunakan full Englih membuat kesulitan untuk mengikuti seminar tersebut. Dan Syahrizal menambahkan bahwa panitia cukup siap dalam mengadakan acara tersebut. Walaupun ada beberapa kekurangan itu hal yang lumrah. (dsy)

Pendaftaran Mahasiswa Baru




Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Batam & Ft. Umrah

Program studi (regular, karyawan): Akuntansi, Teknik Informatika, dan Elektro

Jadwal Ujian Masuk ( program D3 Reguler & S1 Reguler )
>Ujian masuk Gelombang I : 1 Feb 2009
>Ujian Masuk Gelombang 2 : 8 Maret 2009
>Ujian Masuk Gelombang 3 : 3 Mei 2009
>Ujian Masuk Gelombang 4 : 7 Juni 2009
>Ujian Masuk Gelombang 5 : 5 Juli 2009
>Ujian Masuk Gelombang 6 : 2 Agustus 2009

Jadwal Ujian Masuk Program D3 Kls Karyawan dan S1 Intake D3
>>Ujian Masuk Gelombang 1 : 6 Maret 2009
>>Ujian Masuk Gelombang 2 : 3 April 2009
>>Ujian Masuk Gelombang 3 : 1 Mei 2009
>>Ujian Masuk Gelombang 4 : 5 Juni 2009
>>Ujian Masuk Gelombang 5 : 3 Juli 2009
>>Ujian Masuk Gelombang 6 : 31 Juli 2009

Waktu Ujian :
1. D3 Reguler dan S1 Reguler pkl. 09.00-12.00 WIB
2. D3 kls Karyawan dan S1 Intake D3 pkl. 19.00-21.10 WIB

Rio : "saya sangat senang.."

> Kunjungan Mahasiswa Politeknik Malang




Batam (16/3), Politeknik Malang mengadakan kunjungan ke Politeknik Batam dalam rangka studi banding. Kunjungan yang dihadiri oleh 60 mahasiswa dan 20 dosen ini memberikan kesan yang mendalam bagi mahasiswa Politeknik Malang.

Politeknik Malang mempunyai jurusan yang tidak begitu berbeda dengan Politeknik Batam. Hanya saja di Politeknik Malang terdapat jurusan Telekomunikasi yang tidak tersedia di Politeknik Batam.

Kunjungan yang menghabiskan sekitar dua jam ini dipergunakan dengan baik oleh para dosen maupun mahasiswa yang hadir. Rata-rata diantara mahasiswa Poltek Malang terkesima dengan kemegahan gedung dan fasilitas yang terdapat di PolBat

“Saya sangat senang dapat berkunjung ke kampus Poltek Batam. Disini saya dapat mengetahui beberapa hal yang tidak saya dapatkan di Politeknik Malang” ujar Rio mahasiswa Elektro semester dua Politeknik Malang.

Tidak hanya itu, mereka pun kagum dengan kelengkapan ruang praktek yang dimiliki oleh PolBat “ Semua ruangannya menggunakan Infokus dan ber-AC” tambah Rio (Dsy)

video-entry

Mengenai Kami,

LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) PARADIGMA Politeknik Batam merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang jurnalistik. tulis menulis menjadi fokus utamanya. Bermula dari pembicaraan tentang reporter akhirnya timbullah sebuah ide untuk mendirikan sebuah lembaga pers yang murni milik mahasiswa Politeknik Batam. Pada tanggal 23 April 2008 (23/4) Lembaga ini resmi didirikan dengan anggota pertamanya sebanyak 15 orang...